Bukan Korupsi

Juni 1st, 2011  Tagged , , ,

Setelah proyek multimiliar dolar AS selesai, sang Dirjen kedatangan tamu bule, wakil dari HQ kantor pemenang tender. Dia sudah tujuh tahun di Jakarta, jadi bisa cakap Indonesia.

Bule: Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir di bawah Mercy S 320.

Dirjen: Anda mau menyuap saya? Ini apa-apaan? Tender sudah kelar kok. Jangan gitu ya, bahaya tahu haree genee ngasih-ngasih hadiah.

Bule: Tolonglah Pak diterima. Kalau tidak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat.

Dirjen: Ah, jangan gitu dong. Saya gak sudi!!

Bule: (Setelah mikir) Gini aja, Pak. Bagaimana kalau Bapak beli saja mobilnya…

Dirjen: Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!

Bule menelpon kantor pusat.

Bule: Saya ada solusi, Pak. Bapak beli mobilnya dengan harga Rp 10 ribu saja.

Dirjen: Benar ya? OK, saya mau. Jadi ini bukan suap. Pakai kwitansi ya.

Bule: Tentu, Pak.

Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. Dirjen membayar dengan uang Rp 50 ribu. Mereka pun bersalaman.

Bule: (Sambil membuka dompet ) Oh, maaf Pak. Ini kembaliannya Rp 40 ribu.

Dirjen: Gak usah pakai kembalian segala. Tolong kirim empat mobil lagi ke rumah saya ya.

Bule: @#$%^&**


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?



One Response to “Bukan Korupsi”

  1.   You Like, I am Pleased on Januari 29, 2012 03:16

    wakakkakkakak….lucu habis gan

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Name (wajib)

Email (wajib)

Situs web

Speak your mind